Sunderland jadi pemenang drama 120 menit atas Chelsea, Skor akhir 2-1

Gol bunuh diri Lee Cattermole sempat membawa Chelsea unggul hampir sepanjang babak kedua. Untung saja Fabio Borini mampu mencetak gol jelang bubaran. Sunderland pun sukses menyeret Chelsea ke babak tambahan.

Tampil intens, Ki Sung-Yong tampil sebagai pahlawan di tengah keterjepitan. Pemain Korea Selatan ini sukses menaklukkan Mark Schwarzer di menit 118 dan Sunderland jadi pemenang drama 120 menit di Stadium of Light, Rabu (18/12) dinihari WIB, melaju ke semifinal Piala Liga sebagai imbalannya.

Babak pertama
Seperti perkiraan, Chelsea mendominasi awal pertandingan. Menit-menit awal pun diwarnai dengan kerjasama apik antara Willian – Schurrle. Sayang, sepakan Schurrle yang menyambut umpan Willian masih mengarah tepat ke penjaga gawang.

The Blues kembali menyerang saat Sunderland gagal melakukan serangan lewat Gardner. Laskar Mourinho menghentikan aksi Gardner dan langsung melakukan serangan balik cepat. Pergerakan mereka ditutup dengan sepakan jarak jauh WIllian, yang sayangnya masih mudah diantisipasi oleh Mannone.

Masuk ke tengah babak, tuan rumah Sunderland mulai memberikan tekanan berarti. Gardner mencoba beraksi lagi, melewati Luiz dan Schurrle, namun saat ia mencoba mengumpan Altidore, bola lebih dulu diamankan oleh jajaran pertahanan Chelsea.

Sunderland terus membangun serangan, tapi mereka tak kunjung mendapat peluang emas. Rancangan serangan mereka pun kerap kali terhenti sebelum memasuki kotak penalti. Hingga jeda, skor tanpa gol pun masih bertahan. Kedua tim sama-sama membangun serangan dan menciptakan peluang, tapi tidak ada yang benar-benar membahayakan.

Babak kedua
Hanya butuh satu menit di babak kedua untuk mencetak gol. De Bruyne memberikan umpan ciamik ke sisi kanan lapangan dan disambut oleh Azpilicueta. Disambung dengan umpan silang, Lampard pun langsung menyentuh bola dan gol! Hanya saja nama Lee Cattermole yang tercantum di papan skor. Bola sepertinya membentur pemain ini lebih dulu.

Sunderland sempat mengancam saat babak kedua berjalan dua puluh menit. Altidore melepaskan sepakan jarak jauh, namun tendangannya mampu diblok Cahill. Bola muntah pun disambut oleh Cattermole, tapi tetap saja tak mampu menggoyang jala Chelsea karena mampu diklaim oleh Schwarzer.

Chelsea terus menekan, namun sepakan mereka kerap kali berupa spekulasi dan berkali-kali gagal menemui target. Tak lama kemudian, Azpilicueta digantikan oleh Essien karena cedera.

Nyaris berpesta, The Blues malah kebobolan. Sunderland menyamakan kedudukan lewat kaki Fabio Borini. Tambahan waktu lima menit tak mengubah apapun dan laga ini berlanjut ke tahap selanjutnya: babak tambahan.

Babak tambahan 1
Masuk ke babak tambahan, Willian langsung menyerang namun umpan silangnya mampu diamankan Brown. Borini pun mendapat kesempatan emas saat umpan silang Dossena gagal diantisipasi Cole, tapibek tersebut mampu menekan Borini dan membuat sepakannya melebar.

Kedua pihak terus menekan dengan intens di paruh pertama babak tambahan ini. Tak ada yang mau ngalah dan transaksi serangan semakin sering terjadi, hanya saja pertahanan kedua tim sama-sama mengimbangi serangan. Peluti panjang dibunyikan dan belum terjadi gol lagi.

Babak tambahan 2
Masih sama, kedua pihak saling menekan dengan intens. Kombinasi manis Demba Ba dan De Bruyne hampir saja membawa Chelsea unggul saat ia menaklukkan O’Shea dan menembak. Hanya saja bola masih melebar di sisi kanan gawang.

Sunderland membalas lewat sepakan bebas Larsson tapi bola mampu ditinju oleh Schwarzer. Bola bergulir ke hadapan Ki dan ia langsung menyepaknya dan Altidore mengarahkannya ke gawang, brilian, Schwarzer masih mampu menepisnya sekali lagi.

Dua menit jelang bubaran babak tambahan, Sunderland menghadirkan kejutan. Mereka mencetak gol dan Kie Sung-Yong adalah pahlawannya. Pemain Korea Selatan itu menyambut operan Larsson dan melepas tembakan mendatar. Schwarzer tak mampu berbuat banyak, bola mengoyak jalanya.

Sial bagi Chelsea, harus kebobolan di menit-menit akhir. Sementara itu, dedikasi Sunderland sepanjang 120 menit pun terbayar. Tim Wearside ini dengan kerja kerasnya sukses menekuk Chelsea dan melaju ke semi-final dengan kemenangan 2-1 atas Chelsea.

SUSUNAN PEMAIN
SUNDERLAND: Mannone, Celustka, Dossena, O’Shea, Brown, Cattermole, Larsson, Gardner, Johnson, Giaccherini, Altidore.  Subs: Bardsley, Ki, Cabral, Roberge, Borini, Mavrias, Dixon

CHELSEA: Schwarzer; Azpilicueta, Cahill, D Luiz, Cole, Mikel, Lampard, De Bruyne, Willian, Schurrle, Eto’o. Subs: Blackman, Terry, Essien, Oscar, Hazard, Ba, Torres.