oleh

Grup A EURO 2020 BigMatch Italia vs Swiss 17 Juni

Tim nasional Italia terancam tanpa bek Alessandro Florenzi untuk laga kedua Grup A Euro 2020 melawan Swiss di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Kamis (17/6/2021) dini hari.

Federasi sepak bola Italia, FIGC, menyatakan Florenzi mengalami cedera otot betis saat pertandingan pembukaan kontra Turki, Jumat (11/6) kemarin.

“Florenzi menjalani tes medis pagi ini yang memperlihatkan ada cedera inflamasi otot di betis kanannya,” demikian konfirmasi FIGC yang dilansir AFP, Minggu dini hari WIB.

Bek AS Roma yang dipinjamkan ke Paris Saint-Germain itu tidak kembali setelah turun minum dan digantikan oleh Giovanni Di Lorenzo saat babak kedua dimulai.

Kendati demikian Roberto Mancini mendapat kabar baik dari gelandang Marco Verratti yang disebut kembali mengikuti sesi latihan bersama setelah cedera lutut.

Gelandang PSG itu akan berjuang segera memulihkan kondisinya sebelum menghadapi Swiss pada Rabu (16/6) dan Wales empat hari kemudian.

Italia mengawali Euro 2020 dengan meyakinkan lewat kemenangan 3-0 atas Turki.

Siapa Bisa Bobol Gawang Italia?

Laga melawan Turki menjadi bukti bahwa Italia adalah tim yang sangat solid. Italia kini tercatat selalu menang pada sembilan laga terakhir. Bahkan, bukan hanya menang, tetapi selalu cleansheet alias nirbobol.

Dikutip dari Opta, Italia kini hampir menyamai catatan mereka pada periode 1989 hingga 1990 silam. Kala itu, Italia mencatat 10 laga beruntun tanpa kebobolan dan ini adalah rekor terbaik sepanjang sejarah.

Italia hanya butuh satu laga nirbobol lagi untuk menyamai catatan itu. Terdekat, Italia akan berjumpa Swiss pada laga kedua di Grup A. Jika kembali cleansheet, maka Italia akan menyamai rekor lamanya.

Well, siapa kira-kira lawan yang bisa membobol gawang timnas Italia ya?