by

Bukan Arteta Atau Ljungberg, Carlo Ancelotti Dinilai Lebih Pas Bagi Arsenal

Eks penyerang Arsenal Kevin Campbell menyebut Carlo Ancelotti adalah sosok manajer yang pas untuk menangani The Gunners.

Arsenal sudah memecat Unai Emery. The Gunners untuk sementara ini ditangani oleh manajer interim, Freddie Ljungberg.

Nama-nama kandidat manajer pengganti sudah dimunculkan di media. Mulai dari Mikel Arteta, Ljungberg sendiri, hingga Massimiliano Allegri dan Patrick Vieira.

Namun Campbell tak setuju jika Arsenal mempermanenkan Ljungberg. demikian pula dengan Arteta, karena mereka masih minim pengalaman.

Kevin Campbell berharap Arsenal tak berjudi saat memilih manajer. Ia berharap mereka menunjuk sosok yang sudah berpengalaman.

Menurutnya, Ancelotti adalah kandidat yang pas bagi Arsenal. Sebab pengalamannya sudah segudang bersama klub-klub seperti Chelsea, Juventus, AC Milan, hingga Real Madrid dan Bayern Munchen.

“Ancelotti adalah manajer yang sangat baik dan sangat berpengalaman – ia menang sebagai pemain dan menang sebagai pelatih,” pujinya pada Daily Star.

“Jika Arsenal memiliki aspirasi untuk kembali ke Liga Champions, maka apa yang lebih baik daripada pria yang benar-benar tahu bagaimana melakukannya,” serunya.

“Seseorang seperti Ancelotti akan mendapatkan yang terbaik dari para pemain yang performanya buruk,” tegas Campbell.

Arsenal berpisah dengan Unai Emery setelah klub itu menjalani start terburuknya dalam 42 tahun. Manajer asal Spanyol itu pun disebut sebagai biang keterpurukan The Gunners.

Akan tetapi Campbell merasa bahwa keterpurukan itu bukan salah Emery semata. Ia merasa masalah di Arsenal itu jauh lebih besar.

“Emery disalahkan karena ia adalah manajer yang harus melakukannya dengan benar. Tapi di atas dirinya di mana tidak ada rencana tentang bagaimana Arsenal bisa menjadi yang terbaik seperti yang mereka bisa,” ujarnya.

“Ada area-area tertentu dari tim yang perlu ditangani – dan itu masih belum dilakukan. Arsenal ragu-ragu dan membuang waktu dengan Emery,” tandasnya.

Arsenal saat ini berada di peringkat sembilan klasemen sementara Premier League. Pasukan Freddie Ljungberg meraih 22 poin saja dari 17 pertandingan.