by

Benarkah Timnas Indonesia Sangat Butuh Pemain Naturalisasi

Timnas sepak bola Indonesia ditargetkan bisa meraih medali emas pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur dan empat besar Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Namun, target itu dinilai berat jika melihat potensi pemain yang ada saat ini.

Menurut Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Indonesia hanya memiliki 67 ribu pemain. Jumlah ini kecil jika dibandingkan populasi penduduk di Tanah Air yang mencapai 255 juta jiwa. Karena itu, butuh terobosan agar skuad Garuda mampu meraih juara SEAG 2017 dan semifinalis AG 2018. Salah satu yang akan ditempuh adalah program naturalisasi pemain. “Kami kekurangan pemain dan itu membuat kami ke depan mencari pemain naturalisasi dalam rangka memperkuat timnas di SEAGames dan Asian Games,” kata Edy Rahmayadi.

Dia menuturkan, program naturalisasi yang akan dijalankan tidak asal-asalan. Pihaknya fokus pada pemain asing yang berdarah Indonesia. Program tersebut juga mendapat respons positif dari pemerintah. “Kami membutuhkan pemain berkualitas. Kalau tidak cukup berkualitas sulit mengejar target. Kami akan cari orang Indonesia yang berada di luar atau orang separuh Indonesia dan separo luar, itu yang akan kami ambil,” jelasnya.

Program naturalisasi pemain sudah dilakukan PSSI sejak tujuh tahun lalu. Kala itu, induk sepak bola nasional ingin mendongkrak prestasi timnas pada Piala AFF 2010. Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim menjadi pilihan utama mengingat Indonesia minim pemain depan. Buktinya, dua penyerang berdarah Uruguay dan Belanda tersebut mampu membawa skuad hingga ke partai puncak, meski hanya menjadi runner up setelah dikalahkan Malaysia.