Barcelona pernah menjadi klub di hati saya, kata Yaya Toure


Gelandang internasional Pantai Gading, Yaya Toure, mengaku sangat sulit baginya mengambil keputusan meninggalkan Barcelona tiga tahun silam.

Toure sangat betah bermukim di Camp Nou sejak merapat dari AS Monaco pada 2007 dan sempat berencana menghabiskan kariernya bersama raksasa Spanyol tersebut.

Namun, akhirnya ia tak punya pilihan kecuali hengkang lantaran mulai sulit mengamankan posisi inti. Kendati amat mencintai Blaugrana, Toure menegaskan saat ini ia bahagia merumput di Etihad Stadium.

“Barca sempat menjadi klub di hati saya,” kata pemain 30 tahun ini dalam interviu dengan Sport.

“Saya sempat berencana pensiun di sana, bertahan bertahun-tahun. Saya memiliki banyak cinta untuk banyak orang: [Andres] Iniesta, [Victor] Valdes, Xavi, [Sergio] Busquets… kami seperti keluarga kecil. [Gerard] Pique dan [Carles] Puyol juga.”

“Saya berumur 27 tahun ketika pindah, dengan persaingan sangat ketat untuk memperebutkan tempat. Saya ingin bermain lebih banyak dan tak berada di bangku cadangan. Pindah adalah keputusan tersulit dalam hidup saya, saya mencintai klub tersebut dan fansnya.”

“Tetapi sekarang saya bahagia, di City saya menjadi bagian dari sesuatu yang sangat menyenangkan,” pungkas Toure.

Sejak bergabung pada 2010 dengan banderol €30 juta, Toure langsung menjadi bagian integral skuat The Eastlands dan sejauh ini telah mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris, Piala FA, serta Community Shield.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *